InfoSorong.Com Sebagai pelaksana dilapangan dari Team InfoSorong
#Sorong Crew #Sorong Crew sebagai pemrakarsa situs Channel Sorong ini..!?!
#ComentGaul Situs #ComentGaul sebagai wadah berkreasi anak muda Papua.
Welcome
Selamat Datang di Channel Sorong!
Situs anak muda Sorong Papua yang sering kumpul di Server Dalnet.
Nantinya akan di sediakan berbagai macam fasilitas yang dapat dipergunakan oleh setiap orang dan tentunya familier dan menarik, tunggu saja tanggal mainnya.
Untuk sementara kami masih merancang situs tersebut sehingga anda dapat melihat temporary interface pada site ini
mudah-mudahan tidak kalah dengan situs manapun yang pernah anda lihat sebelumnya. Karya anak Papua akan dipentaskan di situs ini
Sehingga anda dapat mencari data serta berita terbaru yang akan di update oleh Team kami, bahasa pemograman perl, cgi, serta php untuk
membuat situs ini dikerjakan oleh anak Papua sendiri loh. So jangan kelewatan waktu launching situs ini yang tak lama lagi..!
Kami sangat berterima kasih apabila anda mengirimkan kritik serta saran yang membangun kepada kami melalui email.
SPMB NEWS - Medan, Sebanyak 21 mahasiswa dan calon mahasiswa ditangkap Polsekta Medan Sunggal karena terlibat praktek perjokian dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Sumatera Utara (USU).
Mereka sekarang diamankan di Mapolsekta Medan Sunggal jalan TB Simatupang, Rabu (3/7/2002).
Mereka antara lain adalah Wilson Pardede (21), Mangara Situmorang (29), Syamsul Bahri (29), Juanda Situmeang (22), Asalan Nainggolan (28), Rizal (26). Kemudian 2 calon mahasiswa bernama Jimny Patra Siahaan (21) dan Suryadi (22). Sedangkan 6 diantaranya adalah calon mahasiswi. Semuanya penduduk Medan.
Mereka tertangkap pada hari kedua SPMB dan diamankan dari beberapa lokasi ujian dari 15 lokasi SPMB USU yang diikuti oleh 23.500 calon mahasiswa/i.
Mereka ditangkap karena gerak-geriknya mencurigakan. Mereka sibuk melihat ke arah pager maupun HP. Padahal kedua benda itu dilarang ikut ujian.
Setelah diperiksa HP dan pager, diketahui ada semcam kode yang mengarah pada informasi jawaban SPMB USU. Dari situ dikembangkan dan ditangkap beberapa joki yang otaknya adalah Aseng Sinaga.
Menurut pengakuan Wilson di kantor kepolisian, dirinya mendapat bayaran Rp 500 ribu. Wilson ikut serta dalam SPMB dan langsung menyerahkan soal ujian kepada Aseng.
Sedangkan Syamsul mengaku mendapat bayaran untuk mengambilkan pager senilai Rp 250 ribu. Pager itu kemudian dibagikan kepada calon mahasiswa yang menyewa joki.
Sementara yang lainnya juga membuat pengakuan yang sama. Sang joki mengaku mendapat bayaran Rp 500 hingga Rp 1 juta untuk mendapat korban yang ingin masuk USU. Sedangkan penyewa joki ditagih bayaran misalnya Rp 15-20 juta untuk fakultas kedokteran.
Polisi sendiri sudah mengamankan 4 unit HP, 2 pager, sebuah kwitansi bertuliskan transaksi senilai Rp 3 juta dan soal-soal SPMB.
Barang bukti diperoleh ketika menggrebek Café Harmoni jalan Harmonika Padang Bulan dekat Kampus USU dan jalan Sei Batanghari. Para joki memang bermarkas di kedua tempat tersebut.
“Dalam kasus ini, kami telah memecat salah seorang pengawas dari Kopertis bernama AG Purba karena melakukan kecurangan dengan membantu mahasiswa ikut serta mengerjakan soal,” kata Ketua Panitia Lokal SPMB USU A Faiz Albar.
Selamat Ulang Tahun buat Bunda Aroemdharie 01 Juli 2002. Semoga tambah sayang dan disayang sama semua orang..! Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih banyak buat Keluarga Besar Channel Sorong dan ComentGaul atas semua yang telah diberikan sehingga kami bisa hidup bahagia dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. Kiranya Keluarga Besar Channel Sorong dan ComentGaul mendapat limpahan berkah dari Yang Kuasa sehingga apa yang dicita-citakan dapat terwujud. Kangen euy..:)
Brasil berpesta. Kepahlawanan Ronaldo dengan dua golnya di partai final melawan Jerman membawa La Selecao meraih gelar Piala Dunia kelima. Pencapaian besar yang bakal sulit disaingi negara manapun.
Ronaldo layak disebut sebagai pahlawan Brasil malam ini. Dia memborong dua gol yang membawa Brasil mengalahkan Jerman di Stadion Yokohama, Minggu (30/6/2002). Dua gol itu hebatnya diciptakan ke gawang Oliver Kahn yang baru saja mendapat anugerah Lev Yashin Award sebagai kiper terbaik di dunia.
Dua gol Ronaldo itu sekaligus menambah perolehan total golnya di Piala Dunia 2002 menjadi delapan gol dan mengantarnya sebagai peraih Sepatu Emas sebagai penghargaan bagi topskor. Jumlah delapan gol sekaligus memecahkan angka enam gol bagi topskor yang terjadi sejak Piala Dunia 1978. Ronaldo menjadi pemain pertama yang mencetak delapan gol di putaran final sejak Gerd Mueller melakukannya dengan 10 gol tahun 1970.
Khusus untuk Ronaldo, penampilan luar biasa di final Piala Dunia 2002 ini juga membayar kegagalannya di final Piala Dunia 1998 yang masih menyisakan misteri hingga saat ini. Empat tahun lalu, Ronaldo yang disebut sebagai pemain terbaik dunia kejang-kejang sebelum final dan sinarnya tenggelam dalam bayangan Zinedine Zidane. Ronaldo kini membayar semua utangnya.
Gelar di Yokohama ini adalah kelima, Penta Campeao, sepanjang keikutsertaan Brasil di Piala Dunia. Mereka sudah pernah meraihnya pada tahun 1958, 1962, 1970 dan terakhir 1994. Gelar yang pantas dirayakan Cafu dkk dengan sukacita di Stadion Yokohama. Gelar yang juga layak untuk dijadikan alasan bagi seluruh rakyat Brasil untuk melupakan semua masalah hidup yang membelit mereka.
Ronaldo
Awal sukses Brasil dalam final kali ini bermula pada menit ke-67 pertandingan saat Ronaldo mencetak gol pertama. Gol itu bermula dari kesalahan yang dilakukan oleh Dietmar Hamann dengan terlalu berani mempermainkan bola di depan kurungan pemain Brasil. Bola direbut oleh Rivaldo dan langsung ditembak ke gawang Kahn. Bola gagal dikuasai dengan sempurna oleh Kahn, mental dan dilahap Ronaldo menjadi gol.
Pada menit ke-79, lagi-lagi Ronaldo menjebol gawang kiper terbaik di Piala Dunia 2002 itu. Umpan Kleberson ke garis penalti pertahanan Jerman dengan indahnya dihindari oleh Rivaldo yang tahu Ronaldo berada dalam posisi lebih bebas. Bola langsung dijemput Ronaldo dan dieksekusinya ke sudut paling kiri gawang Kahn. Bola sempat mencium mistar bagian dalam sebelum menyentuh jaring. Oliver Kahn yang sebelum final baru kebobolan satu gol hanya bisa terdiam tak percaya.