InfoSorong.Com Sebagai pelaksana dilapangan dari Team InfoSorong
#Sorong Crew #Sorong Crew sebagai pemrakarsa situs Channel Sorong ini..!?!
#ComentGaul Situs #ComentGaul sebagai wadah berkreasi anak muda Papua.
Welcome
» Selamat Datang di Channel Sorong!
Situs anak muda Sorong Papua yang sering kumpul di Server Dalnet.
Nantinya akan di sediakan berbagai macam fasilitas yang dapat dipergunakan oleh setiap orang dan tentunya familier dan menarik, tunggu saja tanggal mainnya.
Join us online at irc://liberty.dal.net/SoRonG
Server: liberty.dal.net
Channel: #SoRonG
Atau klik shortcut mIRC anda lalu join channel Sorong..!
Untuk sementara kami masih merancang situs tersebut sehingga anda dapat melihat temporary interface pada site ini mudah-mudahan tidak kalah dengan situs manapun yang pernah anda lihat sebelumnya.!?! Karya anak Papua akan dipentaskan di situs ini Sehingga anda dapat mencari data serta berita terbaru yang akan di update oleh Team kami, bahasa pemograman perl, cgi, serta php untuk membuat situs ini dikerjakan oleh anak Papua sendiri loh..!"
Kami sangat berterima kasih apabila anda mengirimkan kritik serta saran yang membangun kepada kami melalui csorong(at)yahoo.com.
SorongCrime, Pelaku cyber crime, Petrus Pangka (22) alias Bony Diobok-obok, warga Gang Brojowikalpo Mrican Catur Tunggal Depok Sleman akhirnya divonis 15 bulan penjara potong masa tahanan. Vonis majelis hakim yang diketuai oleh Cicut Sutiarso SH dengan anggota Jupriyadi SH dan Sarjiman SH itu terhadap terdakwa Petrus lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa.
Dalam sidang terdahulu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Oemar Dhani SH menuntut terdakwa Petrus sebesar 1 tahun 6 bulan. Bila majelis hakim menjatuhkan vonis 15 bulan penjara. Hal ini berarti lebih ringan 3 bulan dibandingkan tuntutan jaksa.
Dalam sidang yang digelar di Kantor Pengadilan Negeri (PN) Sleman di Beran Sleman, Sabtu (24/8/2002), terdakwa yang masih menuntut ilmu di sebuah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Yogyakarta semester VI itu hanya diam dengan kepala tertunduk ketika hakim menjatuhkan vonisnya. Atas vonis hakim tersebut, setelah berkonsultasi dengan penasihat hukumnya, terdakwa menyatakan pikir-pikir.
Perlu diketahui bahwa terdakwa Petrus Pangkur alias Boni diobok-obok oleh Jaksa penuntut Umum (JPU) Oemar Dhani SH, didakwa telah melakukan tindak kejahatan cyber crime berupa pencurian kartu kredit milik orang lain.
Oleh terdakwa, kartu kredit tersebut kemudian digunakan untuk membeli barang-barang seperti helm dan kaos tangan merek AGV dengan senilai Rp 4,491 juta. Akibat pencurian tersebut pemilik kartu kredit menderita kerugiaan jutaan rupiah, meski ia tidak pernah merasa menggunakan kartu kreditnya untuk membeli barang tersebut. Kartu kredit yang digunakan adalah milik korban seorang warga AS Gianluca Manzo.
Adapun transaksi jual-beli yang dilakukan terdakwa melalui internet itu akhirnya disepakati pihak produsen maka terdakwa mendapat kiriman barang sesuai dengan pesanan. Meski demikian produsen yang telah mengirimkan barang itu melalui jasa pengiriman UPS.
Tetapi sesampainya barang itu di UPS Cabang Yogyakarta, ternyata barang pesanan itu tidak bisa dikirimkan karena pemesan barang tidak jelas. Akhirnya, Petrus pun mendatangi kantor UPS. Begitu keluar dari situ, Petrus dibekuk polisi.
SorongSport, Kemenangan pecatur pertama Indonesia Susanto Megaranto atas Deepab Chakkravarthy belum cukup untuk mengantarkan Indonesia menaklukkan India di babak ke-6 Olimpiade Catur Remaja. Indonesia kini berada di peringkat keenam.
Pecatur pertama tim junior JAPFA Indonesia Susanto Megaranto memenuhi janjinya untuk membalas kekalahannya atas juara junior Asia KU20 2002 Deepan Chakkravarthy Jeyakumar. Dalam pertarungan yang digelar Minggu (25/8) di Exhibition Center Lantai 3 Mid Valley Megamall, Kuala Lumpur, Susanto menumbangkan Deepan. Demikian siaran pers yang dikirimkan Humas PB Percasi Kristianus Liem.
Susanto yang dikalahkan Deepan pada Kejuaraan Junior Asia KU20 di Kolombo, Srilanka, Juni kemarin, memang penasaran sekali lantaran posisinya saat itu lebih unggul. Kekeliruannya memilih langkah yang membuatnya jadi kalah. Kedua pecatur berbakat yang menjadi ujung tombak masing-masing negaranya ini, tak mungkin lagi mengelakkan pertemuan kedua mereka di Kuala Lumpur ini. Deepan berambisi memperbesar kemenangan sementara Susanto memendam dendam yang perlu dituntaskan.
Susanto seperti biasa menggunakan variasi c3 dalam menjawab pertahanan Sisilia lawan. Pertukaran Menteri terjadi dengan cepat pada langkah ke-10. Empat langkah kemudian Susanto dua kali memancing langkah bolak-bolak untuk mengetes apakah lawan mau bermain remis, Deepan ternyata sepertinya puas dengan hasil remis, maka pada langkah ketiga Susanto menyimpang, pertarungan pun terus berlanjut.
Memasuki langkah ke-23 Susanto sudah mulai unggul ruang maupun posisi. Dua langkah kemudian posisi Susanto semakin baik setelah Kuda Deepan digiring pulang hingga ke petak h8. Maka ketika kondisi sudah matang, pada langkah ke-34 Susanto mengorbankan Kudanya di petak e6 untuk menghancurkan pertahanan terakhir lawan. Tapi Deepan tidak berani mengambilnya yang mengakibatkan posisinya semakin terkunci. Pada langkah ke-39 untung-untungan Deepan mengorbankan Kuda di petak e5, tapi setelah enam langkah kemudian terlihat jelas posisinya sudah tidak tertolong lagi, ia pun menyerah langkah ke-45.
Tirta Chandra Purnama dan Surya Wahyudi yang sebelumnya merupakan top skor tim JAPFA Indonesia (4 angka dari 5 babak) harus mengakui kehebatan lawan-lawannya, juara dunia KU12 2000 Deep Sengupta dan MF Abhijeet Gupta. Tirta dipapan dua menyerah langkah ke-34 pertahanan Sisilia, sementara Surya di papan empat menyerah langkah ke- 29 pembukaan Serangan Trompowsky.
Setengah angka tambahan didapat tim JAPFA Indonesia lewat pertahanan double cover Taufik Halay dari Rohit G. pada langkah ke-56 pembukaan Reti. Dengan demikian tim JAPFA Indonesia kalah 1,5-2,5, dan merosot ke posisi enam sendirian dengan 15 VP.
Ranking sementara kembali dipimpin China A dengan 18,5 VP setelah memukul telak Ukraina 3,5-0,5. India bertengger di peringkat kedua dengan 17 VP. Peringkat tiga hingga lima ditempati bersama oleh Ukraina, Iran dan Singapura A dengan 15,5 VP. Iran menang 2,5-1,5 atas Uzbekistan, sedangkan Singapura A secara mengejutkan membantai Kazakhstan 4-0. Indonesia peringkat enam dengan 15 VP, lalu Vietnam 14,5 VP. Peringkat delapan hingga sepuluh diduduki bersama oleh Rumania, Inggris dan Uzbekistan dengan 14 VP. Pada babak ke-7 Indonesia akan bertemu Singapura A.