InfoSorong.Com Sebagai pelaksana dilapangan dari Team InfoSorong
#Sorong Crew #Sorong Crew sebagai pemrakarsa situs Channel Sorong ini..!?!
#ComentGaul Situs #ComentGaul sebagai wadah berkreasi anak muda Papua.
Welcome
Selamat Datang di Channel Sorong!
Situs anak muda Sorong Papua yang sering kumpul di Server Dalnet.
Nantinya akan di sediakan berbagai macam fasilitas yang dapat dipergunakan oleh setiap orang dan tentunya familier dan menarik, tunggu saja tanggal mainnya.
Untuk sementara kami masih merancang situs tersebut sehingga anda dapat melihat temporary interface pada site ini
mudah-mudahan tidak kalah dengan situs manapun yang pernah anda lihat sebelumnya. Karya anak Papua akan dipentaskan di situs ini
Sehingga anda dapat mencari data serta berita terbaru yang akan di update oleh Team kami, bahasa pemograman perl, cgi, serta php untuk
membuat situs ini dikerjakan oleh anak Papua sendiri loh..!
Kami sangat berterima kasih apabila anda mengirimkan kritik serta saran yang membangun kepada kami melalui email.
Pemerintah Kabupaten Sorong, Papua dan pemerintah pusat diminta segera mengamankan tiga lokasi cagar alam di Kabupaten Sorong dari kegiatan penebangan kayu yang dilakukan perusahaan-perusahaan hak pengusahaan hutan (HPH).
Tokoh pemuda Kepulauan Raja Ampat, Kabupaten Sorong, Yoris Omkarsba mengatakan kepada ANTARA di Sorong, Selasa, saat ini tiga lokasi cagar alam di kabupaten Sorong yaitu Batanta Barat, Salawati dan Waigeo butuh tindakan penyelamatan dari operasi penebangan kayu liar.
Penebangan kayu yang dilakukan perusahaan HPH itu sudah sangat keterlaluan hingga bila tidak dicegah maka habitat berbagai satwa yang hidup bebas dalam waktu singkat akan rusak.
Yoris yang juga Ketua Yayasan Eco Papua, Sorong itu mengatakan tindakan pengrusakan hutan yang dilakukan perusahaan HPH sulit dicegah oleh aparat pemerintah kecamatan, karena para penebang kayu dibantu dan dilindungi aparat keamanan yang bertugas di kecamatan.
Puluhan oknum aparat keamanan terlibat dalam kegiatan penebangan kayu di areal cagar alam Batanta Barat. Selain itu mereka juga terlibat dalam kegiatan penangkapan ikan karapu dengan menggunakan racun potasium.
Penangkapan ikan di perairan Kepulaun Raja Ampat ini telah mengakibatkan terjadi kerusakan karang dan wilayah populasi ikan.
Mewakili penduduk setempat Yoris menghimbau pemerintah daerah dan pusat segera mengambil tindakan tegas disertai sanksi hukum kepada pemilik perusahaan HPH yang melakukan penebangan kayu di areal cagar alam.